Pengumuman Kelulusan Siswa Kelas IX

Pengumuman Kelulusan Siswa SMP Negeri 10 Yogyakarta Tahun 2013

dan Penyerahan Siswa kepada Orang Tua/Wali

Yogyakarta, 1 Juni 2013

kelulusan 076

Pada hari Sabtu, 1 Juni 2013 tepat pukul 10.00, diumumkan kelulusan siswa kelas IX SMP Negeri 10 Yogyakarta bertempat di aula. Sebanyak 165 siswa kelas IX SMP 10 telah mengikuti serangkaian ujian sekolah maupun ujian nasional, dan setelah hasil ujian nasional diolah dengan nilai sekolah diperoleh hasil sebagai berikut:

Sebanyak 165 siswa SMP 10 Yogyakarta dinyatakan lulus.

Diucapkan selamat dan proficiat kepada para siswa dan orang tua. Kiranya kelulusan ini dapat menjadi anugerah yang membahagiakan dan membanggakan keluarga.

Adapun perolehan nilai ujian adalah sebagai berikut.

Nilai tertinggi : 37,95  Nilai terendah : 19,65

Rata-rata nilai sekolah : 31,62 dengan klasifikasi A

Rata-rata nilai bahasa Indonesia : 8,45 klasifikasi A

Rata-rata nilai bahasa Inggris : 7,12 klasifikasi B

Rata-rata nilai Matematika : 8,42 klasifikasi A

Rata-rata nilai IPA : 7,63 klasifikasi A

Hasil yang sudah dicapai ini merupakan buah dari usaha selama ini. Perjuangan, ketekunan, dan kerja keras anak-anak didampingi bapak ibu guru dan orang tua ternyata tidak sia-sia. Semua siswa dan orang tua menyambut dengan bahagia anugerah kelulusan ini. Syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa. Terima kasih juga kepada bapak ibu guru dan seluruh karyawan SMP Negeri 10 Yogyakarta serta seluruh orang tua yang telah mendampingi anak-anak dalam berjuang menyelesaikan masa belajar di SMP ini. Mudah-mudahan Tuhan memberikan balasan yang setimpal atas segala amal baik tersebut.

Satu langkah sulit telah terlampaui. Meskipun demikian, para siswa masih harus menyelesaikan tugas yang mungkin lebih sulit, yaitu menunjukkan kemampuannya untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, para siswa juga dituntut untuk menunjukkan tanggung jawabnya dalam berperilaku yang baik di tengah-tengah masyarakat. Sekolah sudah membekali para siswa dengan berbagai kemampuan, namun semua itu belumlah cukup menjadi bekal untuk menghadapi tantangan kehidupan yang kompetitif di tengah masyarakat. Untuk itu, anak-anak sebagai alumni SMP Negeri 10 Yogyakarta harus terus berusaha meningkatkan kompetensi baik dengan cara studi lanjut maupun belajar sambil mengabdi di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, diharapkan agar para alumnus tetap menjaga nama baik sekolah yang tercinta ini. Seluruh keluarga SMP Negeri 10 Yogyakarta juga akan terus berusaha meningkatkan kualitas agar tetap menjadi sekolah yang membanggakan. Hidup SMP 10 Yogyakarta!

Dari lubuk hati yang paling dalam, dan dengan penuh keharuan, senantiasa  ada harap dan doa agar anak-anak semua dapat melanjutkan studi sehingga mencapai cita-cita. Dan kapan pun para alumni ingin bertandang ke SMP 10, dipersilakan. Selalu ada pintu terbuka untuk para alumni. We love you. Hidup alumni SMP 10 Yogyakarta!

Para Siswa yang Lulus Corat-coret di Kain dengan Canting

kelulusan 089

Ada banyak cara untuk mengungkapkan kebahagiaan dan kegembiraan. Misalnya dengan makan-makan, dengan melakukan kegiatan sosial ke panti asuhan, dengan membagikan nasi bungkus kepada yang memerlukan di jalan, dengan mengumpulkan pakaian seragam lalu disumbangkan kepada yang membutuhkan, dan masih banyak cara. Namun dua hal yang dilarang, yaitu konvoi di jalan dengan kendaraan bermotor dan mencorat coret baju seragam. Mengapa ini dilarang? Pertama, anak-anak belum memiliki SIM. Kedua, akan mengganggu lalu lintas. Ketiga menghamburkan energi, uang, dan BBM. Keempat, bila lengah bisa mengakibatkan kecelakaan. Baju seragam masih akan dipakai pada waktu anak-anak mengurus segala sesuatu di sekolah.

Nah, anak-anak SMP 10 Yogyakarta yang dinyatakan lulus mempunyai cara kreatif untuk mengungkapkan kegembiraannya. Sekolah menyediakan kain mori putih sepanjang tiga meter kemudian anak-anak membubuhkan tanda tangan atau coretan di lembaran kain tersebut menggunakan canting. Cara yang unik ini dilakukan karena di SMP negeri 10 Yogyakarta ada pelajaran Membatik. Para siswa juga ingin mengungkapkan kebahagiaannya dengan cara yang sopan dan berbudaya. Bergantian mereka mencelupkan canting ke wajan kecil yang berisi malam panas lalu menorehkannya ke atas kain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s