Kerja Bakti Massal Membersihkan Abu Vulkanik di SMP 10 Yogyakarta

Kerja BaktiSenin, 17 Februari 2014, diadakan kerja bakti massal di SMP Negeri 10 Yogyakarta untuk membersihkan abu vulkanik yang menyelimuti hampir seluruh bangunan sekolah, halaman, kantor, laboratorium, perpustakaan, dan ruang-ruang kelas. Hujan abu vulkanik yang terjadi Jumat 14 Februari 2014 adalah akibat meletusnya Gunung Kelud di Jawa Timur, pada Kamis, 13 Februari malam. Kerja bakti diikuti seluruh guru, siswa, maupun karyawan, dan dikoordinasi langsung oleh Kepala Sekolah.

Seluruh siswa, guru, maupun karyawan yang melakukan kerja bakti diminta untuk memakai masker agar tidak menghirup abu vulkanik yang cukup membahayakan kesehatan. Ratusan masker yang diperoleh dari kelurahan, dari Brimob, dari Dinas Pendidikan Kota, maupun hasil swadaya sekolah dibagikan kepada para siswa, guru, maupun karyawan yang belum membawa masker dari rumah. Selain diminta memakai masker, para siswa, guru, maupun karyawan diingatkan untuk memperbanyak minum air putih dan hati-hati mengkonsumsi makanan. Jangan sampai mereka mengkonsumsi makanan dan minuman yang tercemar abu vulkanik. Para siswa juga diingatkan untuk tidak bermain atau bergurau yang menyebabkan abu berhamburan dan bisa mengenai mata mereka. Abu vulkanik terdiri dari unsur-unsur yang berbahaya dan bentuknya tajam sehingga dapat menyebabkan iritasi dan gangguan pada mata.

Kerja bakti siswa dimulai pagi hari sampai sekitar pukul 10, sedangkan para guru dan karyawan melanjutkan kerja bakti sampai siang hari. Para wali kelas memimpin kerja bakti di kelas, guru-guru yang lain bersama-sama membersihkan ruang guru, sedangkan karyawan membersihkan halaman dan ruang-ruang yang lain. Kerja bakti akan dilanjutkan pada hari Selasa (18/2), sesuai dengan instruksi Kepala Dinas Pendidikan Kota yang menindaklanjuti instruksi Gubernur DIY, yaitu agar siswa SMP, SMA, dan SMK melakukan kerja bakti membersihkan sekolah pada hari Senin dan Selasa sehubungan dengan kondisi sekolah masih yang belum memungkinkan untuk kegiatan belajar mengajar.

Beruntung, Minggu malam hujan turun cukup lebat meskipun tidak terlalu lama. Pepohonan dan atap sekolah yang masih tertutup abu tebal diguyur air hujan. Lapangan basket, halaman, maupun jalan di depan sekolah juga dimandikan oleh air hujan. Air hujan menjadi berkah tak terhingga karena menghanyutkan abu yang menempel di mana-mana. Pagi harinya matahari bersinar cukup cerah. Jalanan masih basah di sana sini akibat hujan semalam. Abu yang berserakan di jalan dan menempel di pepohonan sudah cukup banyak berkurang. Semua siswa, guru, maupun karyawan bekerja bakti membersihkan sekolah dengan penuh semangat dan gembira. Terima kasih Tuhan, doa kami untuk meminta hujan Kaukabulkan. (ns)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s