Hemat Energi!

wkwkwk

Segala sesuatu di dunia ini sangat bergantung kepada energi. Tiap hari kita selalu berhubungan dengannya. Sejak bangun tidur sampai kita tidur, bahkan saat kita tidur, kita selalu bergantung pada energi, baik itu energi yang diperoleh dari alam maupun energi buatan manusia.

Salah satu bentuk energi yang hampir selalu dibutuhkan manusia dalam kehidupan modern saat ini adalah energi listrik. Di Indonesia, sebagian besar energi listrik dihasilkan dari pembakaran batu bara, yang salah satu efeknya adalah melepas karbondioksida—pemicu polusi udara yang berpengaruh besar terhadap pemanasan global. Jadi, memboroskan energi listrik sama artinya Anda berkontribusi pada pemanasan global. Selain itu, penggunaan energi yang tidak dibatasi dan tidak dihemat mulai sekarang akan menimbulkan krisis energi pada masa mendatang. Oleh sebab itu, kita semua perlu menghemat energi.

Hemat energi dalam kehidupan sehari-hari dapat dilakukan di rumah, di sekolah, maupun di tempat umum dengan berbagai langkah nyata yang dikutip dari http://www.artikellingkunganhidup.com/ (dengan perubahan seperlunya) sebagai berikut:

  1. Menggunakan lampu hemat energi misalnya lampu neon yang lebih bersifat hemat energi daripada lampu bohlem. Pada siang hari kita dapat menggunakan penerang alami secara optimal.
  2. Membentuk perilaku dan kebiasaan diri untuk menggunakan listrik saat diperlukan, secara bergantian, dan tidak berlebihan.
  3. Mematikan televisi, keran air, komputer, dan lampu jika sudah tidak digunakan.
  4. Mengeringkan pakaian secara alami di bawah sinar matahari bila memungkinkan.
  5. Menggunakan alat rumah tangga atau kantor yang bersifat hemat energi dan ramah lingkungan, seperti pendingin ruangan dan kulkas dengan freon yang ramah lingkungan
  6. Mengefisienkan pemakaian energi di tempat umum, seperti di pusat perbelanjaan, perkantoran, terminal, jalan raya, bandara, stasiun dan sebagainya.
  7. Mendesain rumah atau gedung hemat energi, misalnya dengan pencahayaan yang baik, cukup ventilasi, sehingga mengurangi penggunaan lampu pada siang hari.
  8. Menggunakan bahan atap bangunan yang dapat mendinginkan suhu di dalam ruangan seperti atap berbahan tanah atau keramik, menaruh tanaman hias di dalam rumah untuk menyejukkan udara di dalam ruangan dan sebagainya.
  9. Memakai jenis pakainan yang nyaman dan sesuai kondisi cuaca dan suhu udara, sehingga mengurangi penggunaan energi untuk pendingin atau pemanas ruangan

 

Bagaimana kita di SMP Negeri 10 Yogyakarta?

dfgsdfgsdfgs

Banyak yang dapat kita lakukan di sekolah kita tercinta untuk menghemat energi, terutama listrik dan air, di antaranya:

  1. Bila siang hari kelas cukup terang, tidak perlu menyalakan lampu.
  2. Menggunakan kipas angin seperlunya.
  3. Mematikan LCD bila tidak digunakan.
  4. Seusai pelajaran, lampu, kipas angin, atau LCD yang masih menyala segera dimatikan.
  5. Tidak membiarkan kran air di kamar mandi terus mengucurkan air bila tidak dipakai.
  6. Menggunakan air seperlunya saja.
  7. Seusai kegiatan sekolah, lampu-lampu, kipas angin, ac, dan peralatan listrik lainnya segera dimatikan.

Hal yang paling penting adalah menumbuhkan kesadaran dalam hati kita semua bahwa perilaku menghemat energi ini bukan bentuk sikap pelit, melainkan sikap tanggung jawab kita terhadap kelestarian lingkungan, terlebih terhadap kelestarian kehidupan di masa depan.

Mari kita menghemat energi. (Y. Niken Sasanti)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s