Workshop Penilaian dan Teknik Pengisian Rapor di SMP Negeri 10 Yogyakarta

upload

Pada hari Jumat, tanggal 12 Desember 2014 diselenggarakan workshop Penilaian dan Teknik Pengisian Rapor di SMP Negeri 10 Yogyakarta. Tujuan workshop tersebut adalah menyiapkan para guru SMP Negri 10 Yogyakarta untuk dapat melakukan pengolahan nilai dan mengisi rapor semester gasal sesuai dengan Kurikulum 2013.

Meskipun Menteri Pendidikan melalui suratnya kepada kepala sekolah hendak menghentikan pelaksanaan Kurikulum 2013 untuk sekolah yang baru satu semester melaksanakannya, para guru tetap semangat belajar tentang penilaian karena sekolah bertanggung jawab menyelesaikan laporan belajar kepada orang tua yang masih berdasar Kurikulum 2013 minimal semester gasal ini.

Kepala SMP Negeri 10 Yogyakarta, Dra. Y. Niken Sasanti, M.Pd. dalam pengantarnya mengemukakan bahwa para guru semestinya senantiasa siap dengan berbagai perubahan, termasuk perubahan Kurikulum. Dalam menyikapi perubahan, para guru diharapkan tidak terlalu reaktif namun berusaha menyesuaikan diri dengan cara terus belajar. Para guru dipersilakan terbang mengikuti perubahan. Yang tidak dapat terbang, dipersilakan berlari. Yang tidak dapat berlari dipersilakan berjalan. Yang tidak dapat berjalan, dipersilakan merangkak. Pendeknya, jangan hanya berdiam diri, melainkan harus mau bergerak, moving on atau hijrah ke sesuatu yang lebih baik.

Workshop dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Bapak Drs. Edy Heri Suasana, M.Pd. yang juga menyampaikan materi kebijakan pendidikan di Yogyakarta.  Kepala Dinas mengatakan bahwa memberikan layanan pendidikan memerlukan kebersamaan, yaitu kebersamaan kepala sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, komite sekolah, dan sebagainya. Sebagai pengelola pendidikan, kita harus membuka hati dan pikiran untuk siap menerima masukan dari berbagai pihak sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun perencanaan pendidikan. Selanjutnya beliau memaparkan kebijakan dasar pendidikan di Yogyakarta, yaitu

  1. Jangan ada warga kota Yogyakarta usia sekolah yang tidak bersekolah karena alasan biaya
  2. Kebijakan afirmasi: pembiayaan pendidikan bagi siswa dari keluarga miskin menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Yogyakarta
  3. Pendidikan untuk semua (education for all). Pendidikan merupakan hak warga negara, baik yang dilahirkan dengan fisik normal maupun yang berkebutuhan khusus.

Adapun prinsip pelayanan dalam mendidik anak adalah dengan ketulusan, kasih sayang, sentuhan hati, dan keteladanan.

Selain Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, pemateri pada workshop tersebut adalah Pengawas Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, yaitu Drs. Nur Widayat, M.Pd. dan Drs. Rudi Darmawan, M.Pd. Keduanya menyampaikan materi tentang hakikat penilaian dan teknik pengisian rapor.

Seperti telah diketahui, penilaian dan teknik pengisian rapor menurut Kurikulum 2013 dirasakan masih sulit. Hal ini dikarenakan penilaiannya meliputi tiga hal, yaitu penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Penilaian sikap dirasakan sulit karena ranah sikap yang dinilai cukup beragam, misalnya sikap sosial terdiri delapan macam sikap, dan penilaiannya juga menggunakan bermacam cara, yaitu observasi, penilaian diri, penilaian teman sebaya, dan jurnal. Pada akhir penilaian, guru harus mendeskripsikan kemajuan belajar siswa sesuai dengan nilai yang diperolehnya baik untuk sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Pak Rudi memandu para peserta mengolah nilai dengan aplikasi yang cukup sederhana. Dengan sabar Pak Rudi menjelaskan hal-hal yang masih dirasakan sulit oleh para peserta. Setelah dicermati dengan sungguh-sungguh ternyata pengolahan nilainya tidak sesulit yang dibayangkan. Data nilai yang dibutuhkan memang cukup banyak dan tidak dapat diperoleh secara instan karena guru melaksanakan penilaian otentik. Inilah rupa-rupanya yang dirasakan berat oleh para guru karena ketika seorang guru mengajar, dia harus mendapatkan nilai sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa.

Workshop dilanjutkan tanggal 13 dan 15 Desember dengan praktik mengolah nilai dan menuliskan nilai rapor. Peserta workshop yang terdiri atas semua guru SMP Negeri 10 Yogyakarta cukup antusias dan bersemangat mengikuti workshop. Dalam mempraktikkan pengolahan nilai, mereka dipandu oleh para mentor yang juga guru-guru SMP Negeri 10 Yogyakarta, yaitu Pak Herman, Pak Wahono, dan Pak Hastoro. (yns)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s